Minggu, 10 April 2016

Cara mencetak dokumen ke komputer lain dimanapun tempatnyaJuli
Setelah saya pernah menulis tentang cara Cara menyinkronkan data di beberapa komputer dengan cepat kini saatnya saya akan menulis bagaimana cara untuk mencetak data / dokumen di komputer lain tanpa melihat jarak antara satu komputer dengan komputer lain (tak terbatas jarak).
Biasanya jika kita mencetak dokumen di komputer lain maka komputer harus dihubungkan dengan komputer tujuan pencetakan dokumen dengan cara menggunakan LAN dan juga di komputer tujuan pencetakan, Printer yang akan digunakan harus terlebih dahulu di Sharing sehingga bisa digunakan komputer lain.
Untuk contoh kasus yang akan saya bahas sekarang hampir mirip dengan cara mencetak dokumen di komputer lain menggunakan LAN, tetapi kita tidak menggunakan fasilitas LAN tapi kita menggunakan layanan Internet, jadi dapat disimpulkan jika kita ingin menggunakan layanan ini maka syarat utama harus terhubung ke Jaringan Internet, selain itu kita juga harus membutuhkan software yang dapat menjalankan proses ini, software yang digunakan adalah Print Anywhere software tersebut bisa anda download DISINI.

Berikut ini adalah cara kerja dari Print Anywhere :

Untuk lebih lengkapnya bisa baca di http://www.printeranywhere.com/how-it-works.sdf.
Langkah-langkah untuk mencetak dokumen di komputer lain dengan Internet dan Software Print Anywhere adalah.
  • Install Print Anywhere di komputer pengirim maupun di komputer tujuan yang sudah terkoneksi dengan printer.
  • Buatlah akun di masing-masing komputer tersebut dengan akun yang berbeda

  • Jika sudah selesai maka akan ditampilkan kotak dialog seperti dibawah ini, username kita berupa angka misalnya punya saya : 1452256;

  • Jika sudah anda buat akun maka selanjutnya adalah dengan men-sharing printer yang ada di komputer tujuan dengan cara pilih salah satu printer kemudian tekan share.
  • Selanjutnya adalah buka dokumen yang akan anda cetak di komputer yang lain, kemudian lakukan proses pencetakan bedanya disini pada saat pemilihan jenis printer silakan pilih PrinterShare.

  • Tekan OK, akan muncul kotak dialog yang isinya meminta kita untuk memasukkan akun tujuan kita mencetak dokumen, selanjutnya tekan Find Printer

  • Jika kita tekan Find Printer, maka kita akan dipertemukan dengan kotak dialog yang isinya akun-akun Printer Anywhere di seluruh dunia, kita bisa mencetak dokumen dengan syarat komputer tujuan harus Online (ditandai dengan warna hijau pada Status), jika kita tahu akun komputer tempat tujuan pencetakan mending langsung diisikan saja dari pada harus mencari satu persatu, setelah ketemu tekan OK.

  • Proses pengiriman dokumen

  • Pada langkah selanjutnya di komputer tujuan akan diminta memverifikasi dokumen yang akan dicetak misalnya menolak pencetakan atau menerima pencetakan. Apabila anda menginginkan proses otomatis (langsung cetak) maka yang harus anda lakukan adalah tekan menu Printer pilih Automation (seperti kotak dialog dibawah ini), bisa anda tambahkan proses pencetakan otomatis pada akun anda, jika sudah selesai tekan OK.


  • Proses pencetakan selesai dokumen bisa langsung tercetak di komputer tujuan seperti yang anda inginkan.
  • Yang perlu saya tambahkan disini adalah dengan akun gratis kita hanya diberikan kesempatan untuk mencetak sebanyak 20 lembar saja, mungkin setelah itu kita tidak bisa lagi untuk mencetak, tapi saran saya adalah buatlah akun-akun baru yang tujuannya untuk menyiasati hal tersebut. Jika anda menginginkan agar bisa mencetak tanpa dibatasi 20 lembar maka harus melakukan pembayaran.

Ø  Pengertian Sharing Device
Sharing Device adalah proses pemakaian bersama periperal komputer dalam sebuah jaringan. Sharing Device juga bisa disebut metode yang memanfaatkan peralatan pada suatu komputer oleh komputer lain. Jika diartikan secara bahasa, maka sharing berarti berbagi dan device berarti alat. Sehingga sharing device juga dapat diartikan sebagai berbagai peralatan (sumber daya) dan data (informasi) dalam bentuk file, gambar, video, audio, printer dan sebagainya.



 Ø Alat yang dapat di Share


Alat yang dapat dibagikan dalam sebuah jaringan yaitu :

1.             Printer
2.            Hardisk
3.            Scanner
4.            Floppy disk drive
5.           CD ROM Drive
6.           File 
7.           Folder

Ø Untuk Melakukan Sharing ada beberapa hal yang harus diperhatikan diantaranya:
    1. Jaringan sudah tekoneksi dengan baik
2. Protokol sharing file dan printer sudah terinstall
3. Setting Sharing dengan dengan benar.
  Ø Manfaat Sharing Device
Sharing device memiliki beberapa manfaat atau keuntungan antara lain :

1.  Menghemat waktu
2. Menghemat tenaga
3. Menghemat biaya
4. Dapat mengirim file dari satu computer secara langsung ke komputer lain dalam satu jaringan
5. Satu device (contoh: printer) dapat digunakan oleh beberapa pengguna dalam satu jaringan

Menguji Jaringan, Sharing Printer dan Sharing Folder


Seperti yang kita tahu, salah satu manfaat dari adanya jaringan komputer adalah bisa saling berbagi sumber daya. Sumber daya itu bisa berupa hardware, software, aplikasi maupun data-data.

Pada artikel kali ini, akan dibahas mengenai tatacara sharing printer dan sharing folder.

Sebelum kita bisa melakukan sharing, kita harus mengetahui terlebih dahulu apakah jaringan sudah bekerja dengan baik atau belum.

Untuk mengetahuinya, kita cukup menguji jaringan dengan menggunakan perintah ping.

Apa itu perintah ping? Ping merupakan utilitas yang digunakan untuk memeriksa konektivitas antar jaringan.

Cara pengujiannya pun cukup mudah. Berikut langkah-langkahnya :

  1. Klik Start - Run
  2. Ketikkan CMD lalu tekan OK/ Enter
  3. Setelah jendela Command Prompt terbuka, kita cukup mengetik :
    ping [spasi] IP Address yang ingin diuji konektivitasnya. Lalu, tekan enter.
    Misal : ping 256.10.23.4
    Kemudian, perhatikan respon yang muncul setelah kita menekan enter. Ada 3 kemungkinan :
    • Reply from : terjadi koneksi
    • Request Time Out : tidak terjadi koneksi sama sekali
    • Destination Host Unreachable : paket data yang dikirim tidak sampai di tujuan.
Source image : allaboutcyber.blogspot.com

LANGKAH-LANGKAH SHARING PRINTER

Sharing printer ini merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut model pemakaian satu printer untuk beberapa pengguna.

Setelah dilakukan uji jaringan dan ternyata koneksi jaringan sudah terhubung dengan baik, sharing printer dapat segera dilakukan.

Berikut tata caranya :

  • Setting Shared Printer Pada PC Host/ Server

    • Buka fasilitas sharing printer pada komputer yang memiliki printer. Apabila di warnet, komputer ini sering disebut dengan komputer server. Pastikan juga drive printer sudah terinstall dengan baik.
    • Buka Control Panel - Printer and Faxes
    • Klik kanan printer yang akan di-sharing.
    • Pilih sharing.
    • Setelah itu, akan muncul Tab Sharing Properties - Pilih Share this Printer - kemudian beri nama printer sesuai dengan keinginan - OK.
    • Apabila ada permintaan CD Windows atau konfirmasi dari Printer Sharing, pilih saja 'Just Enable File and Printer Sharing'. OK

  • Setting Share Printer pada Komputer Client

    • Buka Control Panel - Printer and Faxes - Add a Printer
    • Akan muncul Add Printer Wizard – Next
    • Pilihlah tipe Printer yang akan digunakan - Pilih Network Printer – Next
    • Browse Printer pada jaringan – Next
    • Selanjutnya, komputer akan mengonfirmasi apakah komputer yang dipilih akan dijadikan printer utama - Yes – Next
    • Akhiri Wizard dengan menge-klik Finish

LANGKAH-LANGKAH SHARING FOLDER

Seperti pada sharing Printer, langkah-langkah sharing folder ini juga cukup mudah.

  • Klik kanan Start – Explore
  • Klik kanan folder yang ingin di-share - Pilih Sharing and Security
  • Pastikan untuk memberi tanda centang pada Share this Folder on the Network
  • Apabila kita juga memberi tanda centang pada Allow Network Users to Change my Files, berarti folder yang di-share tersebut dapat di-edit oleh seluruh pengguna di dalam jaringan.
  • OK

Instalasi dan Konfigurasi Jaringan LAN buat PEMULA

LAN (Local Area Network) merupakan jernis jaringan yang menghubungkan dua atau lebih workstation dalam satu jaringan local yg tidak terlalu luas, misalx dalam satu ruang atau satu gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan LAN, yaitu :
1. Peer to Peer
2. Client-Server

Jaringan peer-to-peer merupakan jenis jaringan yang menghubungkan beberapa workstation dimana setiap workstation mempunyai kedudukan yg sama. dalam artian masing2 WS berbagi sumberdaya. Sedangkan, jaringan Client-Server, dapat dilihat dari namax, dimana terdapat WS yg berfungsi sebagai server yg menyediakan sumber daya yg diberikan kepada tiap2 client.

ok. kita langsung saja.

1. Instalasi jaringan LAN

beberapa hal yg diperlukan dalam instalasi ini seperti:

- Kabel UTP
- konektor RJ-45
- Tang Crimping
- Lan Tester (optional)
- LAN Card (NIC) buat mainboard yg offboard (perangkat network dan grapich belum disertakan/eksternal)

setelah yg dibutuhkan sdah siap, maka kita dpat memulai membangun jaringan yang kita butuhkan.
perlu diperhatikan juga bahwa tiap jenis jaringan akan menggunakan tipe kabel yang berbeda.

[+] jaringan peer-to-peer menggunakan kabel tipe Crossover
[+] jaringan client-server menggunakan kabel tipe Straight

langsung saja kita memulai membuat kabel jaringan yg pertama yaitu jaringan peer-to-peer
pada jaringan ini kita menggunakan kabel tipe Crossover. berikut merupakan susunan warna kabel pada tipe Crossover.

konektor 1#
PH - H - PO - B - PB - O - PC - C

konektor 2#
PO - O - PH - B - PB - H - PC - C




seadangkan untuk jaringan yg kedua yaitu jaringan Client-Srver kita menggunakan kabel Straight, yg dimana susunan warna kabelx sprti brikut:

konektor 1# dan 2# susunanx sama

PO - O - PH - B - PB - H - PC - C




ket:
H > hijau
B > biru
O > orange
C > coklat
P > putih

setelah kita selesai menyusun warna kabel sesuai yang kita butuhkan, kita lanjutkan dengan menghubungkanx dengan konekstor RJ-45. ratakan ujung2 kedelapan kabel yang akan kta masukkan kedalam konektor.
yg perlu diperhatikan saat memasukkan kabel2 kedalam konekstor yaitu posisi konektor menghadap keatas ato kebawah, jangan sampai terbalik posisix pada konektor ujung yg satu dan pada ujung lainnya.
setelah itu kunci konektor dan kabel dengan menggunakan tang crimping. jika perlu anda bisa
mengetes kabel anda dengan LAN Tester. Pastikan setiap lampu yang hidup pada LAN tester sama.

nah tahap instalasi sudah selesai. sekarang kita lanjutkan pada tahap selanjutnya.


2. Konfigurasi jaringan LAN

saya akan coba memberikan langkah2 yg lebih singkat dalam melakukan konfigurasi jaringan ini.
bebrapa hal yang perlu diprhatikan juga agar nantinya tidak terjadi conflict dalam network yg kita buat yaitu:

a. Computer Name dan Workgroup
b. IP Address


a.) untuk mengatur nama dan workgorup, kita dapat melakukanx dengan langkah sperti brikut:
klik kanan My Computer pilih Properties. masuk pada tabulasi Computer name.




klik tombol Change. masukkan nama komputer dan workgroup lalu tekan OK.



b.) untuk mengatur IP address kita dapat melakukanx dengan langkah sperti brikut:
klik Start > Control Panel > Netwotk and Internet Connection > Network Connection.
pilih NIC yang sedang aktif. klik kanan dan pilih Properties.




pada tabulasi General dalam kotak Connection pilih Internet Connection (TCP/IP) lalu klik properties (bisa juga dengan double klik).




pilih Use the Following IP Address.




Isikan dengan alamat yg akan digunakan, misalx :

IP Address : 192.168.1.10
Subnet mask : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.1.1 (ip media yg kita gunakan sbagai gateway mislx modem ADSL)

untuk DNS biarkan sj kosong.
klik OK.

sekarang coba anda melakukan browsing dengan web browser ato melakukan ping ke http://www.google.com melalui command prompt.

jika masih belum terkoneksi internet, coba perhatikan kabel yg dipasang atau pastikan pada modem sudah benar konfigurasix alias statusx sudah UP.
Perangkat Jaringan Komputer
Jaringan komputer (jaringan) merupakan sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web). yang mana kita bisa mendapatkan semua informasi yang kita butuhkan jika terhubung melalui internet.

Setelah anda mempelajari pengertian jaringan komputer beserta sejarah jaringan komputer, kini saatnya anda untuk lebih mendalami mengenai jaringan komputer ini, khususnya mengenal perangkat jaringan komputer.

Sebenarnya pada jaringan komputer pun juga dikenal dengan perangkat keras atau yang disebut dengan hardware, perangkat ini merupakan satu kesatuan yang mana memiliki fungsi yang berbeda tetapi memiliki alur dan tujuan yang jelas untuk bisa terkoneksi dengan internet, jadi semua komponen / alat yang dibutuhkan untuk jaringan komputer tidak bisa dipisahkan dan saling melengkapi.

Tidak usah lama-lama saya menjelaskan lebih lanjut, anda bisa langsung belajar lengkap mengenaimateri tkj dan tutorial komputer hanya disini, khususnya pada kesempatan kali ini yang akan jadi pokok bahan pelajaran kita adalah perangkat jaringan komputer, berikut penjelasan lebih lanjutnya;

Perangkat Jaringan Komputer


Sebenarnya apa saja sih perangkat dalam jaringan komputer itu ?, tentu dalam beberapa kasus dibutuhkan peralatan yang mumpuni dan besar untuk digunakan sebagai bahan membuat jaringan komputer secara luas, jika anda ingin membangun jaringan komputer dalam skala kecil bisa menggunakan peralatan seadanya, ok deh berikut lebih lengkapnya anda bisa melihat alat dalam jaringan komputer

Komputer Server
perangkat jaringan komputer

Komputer server ini adalah ujung tombak terjadinya serangkaian komunikasi jaringan dalam beberapa komputer client, dan komputer server sendiri memiliki aplikasi khusus serta sistem operasi dan database khusus untuk menunjang komunikasi antar client agar berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga akses jaringan dari klient ke komputer server dapat berjalan dengan baik.

Komputer Klient

Nah seperti yang sudah saya jelaskan diatas, bahwa komputer klient ini berfungsi untuk mengakses data atau informasi yang bersumber dari komputer server. komputer klient dapat mengambil informasi dan data yang dibutuhkan dengan adanya koneksi ke komputer server. komputer klient sendiri berjumlah variatif tergantung kegunaan dan skala yang digunakan, bisa puluhan, ratusan bahkan jutaan, tergantung dari kemampuan server untuk berkomunikasi dengan klient, dan biasanya ada batasan khususnya.

Kartu Jaringan / NIC ( Network Interface Card )
perangkat jaringan komputer

Kartu jaringan disebut juga dengan LAN Card / Local area network card yang mana ini bisa dikatakan sebagai jembatan utama sebagai penghubung antara komputer server ke klient, tanpa adanya kartu jaringan ini komputer tidak akan bisa berkomunikasi satu sama lain. maka dari itu sudah saya bilang diatas bahwa perangkat dalam jaringan komputer adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

Switch Hub
macam-macam perangkat jaringan komputer

Switch hub atau dikenal dengan nama HUB saja, ini bertugas sebagai pembagi sinyal data ke beberapa klient, misal saja jika kita ingin membagi koneksi ke 10 klient maka kita membutuhkan hub dengan 10 port yang mana IP maupun DNS nya bisa di jadikan satu, jadi untuk memperluas jaringan internet hub ini juga dibutuhkan untuk mempermudah terhubungnya komunikasi jaringan dari satu komputer server ke beberapa klient.

Kabel dan Konektor
perangkat jaringan komputer

Kabel ini berfungsi menghubungkan dari komputer server ke komputer klient yang mana tetap melewati kartu jaringan agar komunikasi antara server dan klient bisa berfungsi dengan baik, adapaun jenis kabel LAN ini bisa dibagi menjadi beberapa bagian yaitu :
  • Kabel Coaxial
  • Kabel UTP
  • Kabel STP
  • Kabel FO / Fiber Optik
Tidak akan saya jelaskan dulu mengenai pembagian kabel LAN ini, dilain kesempatan akan saya bahas secara detail.

Repeater

Dalam dunia jaringan jarak yang bisa terhubung dengan baik antara satu komputer ke komputer lain hanya berkisar 100 meter saja, maka dari itulah dibutuhkan repeater yang berfungsi sebagai pemroses ulang jaringan jarak jauh agar seperti servernya, jadi ini tidak merubah alamt ip dan sebagainya

Router / Bridge
perangkat jaringan komputer

Router ini membagi jaringan agar tidak bercampur dengan jaringan lain, jadi sifatnya hanya sebagai pengalih jaringan agar komunikasi data bisa berjalan dengan lancar, sebagai contoh Router modem itu menjadi media calling data ke server untuk bisa digunakan oleh klient, jenis router ini juga banyak, lain kali deh saya jelaskan secara rinci.

Firewall

Ini bertugas sebagai pengaman jaringan komputer agar terhindar dari virus maupun orang jail yang ingin mencuri jaringan secara gratis

Protokol Konfigurasi Hos Dinamik

Protokol Konfigurasi Hos Dinamik (PKHD) (bahasa InggrisDynamic Host Configuration Protocol adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IPsecara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.
DHCP didefinisikan dalam RFC 2131 dan RFC 2132 yang dipublikasikan oleh Internet Engineering Task Force. DHCP merupakan ekstensi dari protokolBootstrap Protocol (BOOTP).

Sistem Penamaan Domain


Sistem Penamaan Domain ; SNR (bahasa Inggris: (Domain Name SystemDNS) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupunnama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain. Menurut browser Google Chrome,DNS adalah layanan jaringan yang menerjemahkan nama situs web menjadi alamat internet.
DNS menyediakan pelayanan yang cukup penting untuk Internet, ketika perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan nama host dan nama domain, contohnya adalah penunjukan sumber universal (URL) dan alamat surel. Analogi yang umum digunakan untuk menjelaskan fungsinya adalah DNS bisa dianggap seperti buku telepon internet di mana saat pengguna mengetikkan www.indosat.net.id di peramban web maka pengguna akan diarahkan ke alamat IP 124.81.92.144 (IPv4) dan 2001:e00:d:10:3:140::83 (IPv6).